JAMBI - Sebanyak 254 organisasi massa dan
non-government organization (NGO; LSM) lintas negara bergabung dan
mendirikan Indonesia Peoples Alliance (IPA).
IPA itu sendiri, didirikan sebagai wadah bagi masyarakat di berbagai
belahan dunia untuk menentang skema liberalisasi perdagangan yang
dinilai tak menguntungkan rakyat dunia ketiga seperti Indonesia.
Hal tersebut, diungkapkan Direktur Indonesian for National and
Democracy Studies (Indies) Jakarta, Ario Adityo. Indies, merupakan
lembaga penelitian yang juga tergabung dalam IPA.
"IPA didirikan sebagai sebuah respon terhadap agenda internasional
WTO. 62 organisasi di tingkat Indonesia sudah tergabung dalam IPA.
Sementara di lintas negara ada 192 organisasi yang tergabung," kata
Ario, Senin (11/11/2013).
Ia mengatakan, IPA terbentuk tidak hanya di kawasan Asia Pasifik,
namun di seluruh negara dunia, ada perwakilannya. "Baik organisasi massa
atau LSM dari Nepal, Banglades, India, Filipina, sampai Amerika
Serikat, ada yang bergabung dalam IPA," imbuhnya.
Sementara di Jambi, IPA pada Senin hari ini menggelar dialog publik di Aula Universitas Batanghari, Jambi, Senin (11/11/2013).
Dialog publik itu, digelar sebagai respons kritis terhadap Konferensi
Tingkat Tinggi ke-IX World Trade Organization (WTO), yang rencananya
digelar di Nusa Dua, Bali, Desember 2013.
Koordinator IPA Jambi Ade Ahmad Faudullah mengatakan, WTO
merupakan organisasi perdagangan dunia yang sebenarnya bertujuan untuk
memonopoli seluruh subsektor perdagangan barang dan jasa untuk
kepentingan segelintir negara maju.
"Dalam praktiknya, WTO
digunakan menjadi alat negara-negara maju terutama Amerika, untuk
membuka hambatan-hambatan perdagangan. Dengan dominasi penetrasi hasil
produksi negara maju ke pasar negara berkembang, seperti Indonesia.
Intinya, WTO merupakan alat untuk memosisikan negara dunia ketiga menjadi setengah jajahan," katanya.
sumber: http://www.tribunnews.com/nasional/2013/11/11/254-organisasi-lintas-negara-dirikan-ipa-tolak-ktt-wto-2013-di-bali

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan tinggalkan komentar dan jangan meninggalkan komentar spam.