Tentang Waktu Kerja Satpam (Satuan Pengamanan)

Tentang Waktu Kerja Satpam (Satuan Pengamanan) Oleh : Ismet Inoni , Kepala Departemen Organisasi DPP GSBI Regulasi yang mengatur tentang pe...


Tentang Waktu Kerja Satpam (Satuan Pengamanan)
Oleh : Ismet Inoni, Kepala Departemen Organisasi DPP GSBI

Regulasi yang mengatur tentang pekerja/ buruh yang bertugas sebagai seorang Satpam, itu pasti ada. 

Regulasi yang mengatur tersebut antara lain:

Pasal 77  pasal 78  dan 85 dalam Undang- Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan;
Keputusan Mentri Tenaga Kerja Nomor: KEP- 102/ Men/ VI/ 2004 tentang Waktu Kerja Lembur dan Upah Kerja Lembur (Kepmen 102/ 2004);

Keputusan Bersama Menteri Tenaga Kerja dan Kepala Kepolisian RI (KEP- 275/ MEN/ 1989 dan Pol. KEP/ 04/ V/ 1989) tentang Pengaturan Jam Kerja, Shift dan Jam Istirahat serta Pembinaan Tenaga Kerja Satpam. 

Keputusan bersama ini biasa disingkat SKB Mennaker dan Polri/1989. 

Penjelasan SKB Mennaker dan Polri/ 1989 serta UU No. 13/ 2003: Jam kerja Satpam (termasuk waktu istirahat) di lingkungan suatu perusahaan atau badan hukum lainnya (selanjutnya disebut “perusahaan”) ditentukan 3 (tiga) shift, di mana setiap shift bertugas maksimum 8 (delapan) jam per-hari, termasuk istirahat antar jam kerja 

Pasal 79 ayat (2) huruf a UU No.13/2003 Dalam kaitan itu, pimpinan (management) perusahaan dapat mengatur jam kerja Satpam (termasuk waktu istirahatnya) secara bergilir, dengan ketentuan:

Jumlah jam kerja secara akumulatif masing-masing shift tidak boleh lebih dari 40 jam per minggu Pasal 77 ayat (2) UU No. 13/2003

Setiap tenaga kerja (Satpam) yang bertugas melebihi ketentuan waktu kerja 8 jam/hari per-shift atau melebihi jumlah jam kerja akumulatif 40 jam per-minggu, harus sepengetahuan dan disertai dengan surat perintah tertulis dari pimpinan (management) perusahaan yang diperhitungkan sebagai waktu kerja lembur Pasal 78 ayat (2) UU No. 13/2003

Karena disyaratkan 3 (tiga) shift, dengan demikian harus dibuat jadwal tugas sekurang-kurangnya dalam 4 (empat) tim atau regu dan atau shift guna memberi kesempatan istirahat mingguan kepada anggota Pasal 79 ayat (2) huruf b UU No.13/2003

Jika hanya ada 4 (empat) tim atau shift, maka apabila semua anggota Satpam harus bertugas, tentu tidak mengenal hari libur resmi. Dengan demikian bilamana waktu kerja (bertugas) bersamaan dengan hari libur resmi, anggota yang bersangkutan berhak atas upah kerja lembur. Pasal 77 ayat (2), pasal 85 UU No.13/2003 jo. Pasal 1 angka 1 Kepmen 102/ 2004

Menurut Kepmen 102/ 2004:
Pasal 11 Kepmen 102/ 2004 mengatur beberapa hal, seperti:
Untuk jam kerja lembur pertama, harus dibayar upah 1,5 x upah per-jam;
Untuk jam kerja lembur berikutnya, harus dibayar upah 2 x upah per-jam;

Ketentuan pembayaran upah kerja lembur yang jatuh pada (waktu shift) hari libur resmi, adalah: 7 jam pertama = 2 x upah perjam, jam ke_delapan = 3 x UPJ, jam ke_sembilan dan ke_sepuluh = 4 x UPJ;

Khusus untuk hari libur resmi pada hari kerja terpendek adalah: 5 jam pertama = 2 x upah perjam, jam ke_enam = 3 x UPJ, jam ke_tujuh dan ke_delapan = 4 x UPJ. Pasal 11 huruf b jo Pasal 1 angka 1 Kepmen 102/ 2004

Terkait dengan ketentuan waktu kerja lembur Satpam tersebut, menurut Pasal 1 angka 27 UU No.13/2003, siang hari adalah waktu kerja antara pukul 06.00 sampai dengan pukul 18.00 waktu setempat.

Beberapa ketentuan yang perlu diketahui berkaitan dengan perhitungan upah kerja lembur, adalah :
Upah per-jam = 1/173 x upah per-bulan (Pasal 8 Kepmen 102/ 2004)

Dasar perhitungan upah untuk menentukan Upah Kerja Lembur adalah upah pokok dan tunjangan tetap (Pasal 10 Kepmen 102/ 2004)

Apabila komponen upah terdiri dari upah pokok dan tunjangan tetap serta tunjangan tidak tetap, maka dasar perhitungan upah kerja lembur adalah jumlah yang lebih besar di antara 100% x (upah pokok + tunjangan tetap) atau 75% x (upah pokok + tunjangan tetap + tunjangan tidak tetap).

Dasar hukum:
  • Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (UU No. 13/ 2003) tertanggal, 25 Maret 2003
  • Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. KEP-102/Men/VI/2004 tentang Waktu Kerja Lembur dan Upah Kerja Lembur (Kepmen 102/ 2004) tertanggal, 25 Juni 2004
  • Keputusan Bersama Menteri Tenaga Kerja dan Kepala Kepolisian RI (KEP- 275/ MEN/ 1989 dan Pol. KEP/ 04/ V/ 1988) tentang Pengaturan Jam Kerja, Ship dan Jam Istirahat serta Pembinaan Tenaga Kerja SATPAM tanggal 22 Mei 1989. [].

Posting Komentar

  1. Ijin Bertanya , Bagaimana dengan Penerapan Kepmen 233 Tahun 2003 tentang JENIS DAN SIFAT PEKERJAAN YANG DIJALANKAN SECARA TERUS MENERUS, didalam kepmen tersebut terdapat pekerjaan bidang pengamanan.

    BalasHapus
  2. Tapi kami kerja dinasnya 24 jam sbagai satpam, gaji nya juga dibawah umur, kemana saya harus melaporkan, masalah ini

    BalasHapus
  3. Tapi kami kerja dinasnya 24 jam sbagai satpam, gaji nya juga dibawah UMR, kerja lebih dari 8 jam.tidak di hitung lembur..dan kerja di saat jam kerja libur tidak ada tambahan gaji

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa dilaporkan ke dinas ketenagakerjaan setempat pak

      Hapus
  4. Sama di tempat saya juga gitu,tgl merah hari libur nasional dan hari raya agama gak di itung lembur...

    BalasHapus
  5. Saya kerja masuk jam 6 sore,keluar jam 6 pagi.tidak ada lembur.

    BalasHapus
  6. Saya hari libur egk d'hitung lembur apa lagi tanggal merah Nasional egk dapat apa"

    BalasHapus
  7. bagaimana kita kerja 12 tiap hari hanya libur 1 dalam 6 hari kerja

    BalasHapus
  8. Saya kerja dari jam 8 pagi Sampek 8 pagi juga atau 24jam kerja tidak di hitung lembur tidak di kasih uang makan

    BalasHapus
  9. Apa kah scurity bisa di THL (TENAGA HARIAN LEPAS

    BalasHapus
  10. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  11. Semua Di Luar Apa Yang Tertulis

    BalasHapus
  12. Ijin bertanya.saya kerja mulai jam enam pagi pulang jam 14 perhitunganya ini bagaimana apa dihititung 7 jam apa 8 jam....

    BalasHapus
  13. karena kita tidak punya wadah atau serikat

    adanya "outsourcing" bukan berarti mereka wadah, tapi mereka seperti kumannya kesejahteraan dalam ketenaga kerjaan.

    satpam minta hak auto di pecat secara sepihak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar sekali,,,
      Yg komplain manajemen perusahaan, pasti auto pecat,,
      di situ lemah nya kita,,

      Hapus
  14. Saya kerja mulai jam 7 pagi sampai JM 19:00 sama halnya kerja 12 JM tapi gaji di bawah UMR itu gmna

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama bang gua jg bgtu 12 jam tapi anggota kami cmn dua kadang kami dapat jam kerja samapai 24 jam

      Hapus
  15. Yg menjajah kita adalah org² kita sendiri... Tenaga kita tdk berharga

    BalasHapus
  16. peran sekuriti banyak yang mengeluh karena kebijakan itu tidak mengikuti UU yang di terapkan apa UU itu cuman texs aja yang di baca dan biarkan texs itu sebagai dasar kerja para pejabat untuk mengetik aja hal hasil masa bodoh ....

    BalasHapus
  17. Saya kerja 24jam malah sekali tugas saya cuma sendirian,karna cuma ada 2 satpam itu pun gaji kami di bawah UMR.

    BalasHapus
  18. Ijin bertanya, sya jam kerja itu sistimnya non shift senin-jum'at itu 07.00-17.00 hr sabtu 07.00-12.00 nah libut nya itu dihari minggu saja, akan tetapi di tanggal merah secwan tetap masuk tidak ada kata lembur bagaimana tanggapan dengan kerja seperti itu? Mohon penjelasan biar sya bisa Up ke atasan karena melebihi jam Op yg ditentukan oleh pemerintah terimakasih

    BalasHapus
  19. Sebenarnya security punya wadah serikat...tp tdk bisa memperjuangkan kesejahteraan hak2 security..di sisi lain jd security wajib punya KTA dan ikut pelatihan yg biaya nya mahal...

    BalasHapus
  20. kalau saya tidak tahu,perhitungannya lembur,tapi yang jelas sekarang pemegangnya sudah tidak konsekwen,telat terus bayar lemburannya,dulu lembur di satukan dengan gaji sekarang di 2x kan di pisah lembur sama gaji,,

    BalasHapus
  21. Ijin bertanya...saya bekerja di perusahahan klpa sawit. Ditempat saya ada 4 Divis/Afdeling. Saya ditempatkan di Afdeling/Divis 4,dan itu status securitynya saya sendiri. Dan jam kerja saya tdak mnntu. Kdang2 boleh saya ktkan 24 jam. Sedangkan anggota security yg lain yg piket di kantor Emplasment(kantor induk) mereka piket 8jam/shif. Ketika ada kejadian2 khususnya pncurian buah klpa sawit yg sring trjdi di luar jam krja(lewat dari 8jam) itu selalu saya yg dtntut,sdngakan jam krja saya tdak beraturan. Mohon arahannya trkait dngan keluhan saya.! Trmksih

    BalasHapus
  22. Seminggu 40jam? Hoax!! Saya 48jam dirangkap sekali jaga dan 8jamnya tidak di hitung lembur, tanggal merah tidak di hitung lembur, saat libur pun masih wajib ikut zoom meeting, cepet mati kalau gini caranya!

    BalasHapus
  23. Saya kerja 24 jam, off 24 jam. Nggak ada libur, tanggal merah tetap masuk, hari2 besar tetap masuk, tidak ada lembur. Kalo dihitung2 2 minggu itu 160 jam. Status Harian, gaji dibawah umr. Nggak masuk walaupun sudah ijin dari jauh2 hari (wajib bikin surat ijin) tidak dibayar. Udah gitu saja unek2 saya.

    BalasHapus
  24. UU itu hanya untuk orang atas
    Kami yang menjalani nya tidak sesuai dengan UU .. nasib Kaum Satpam Periih

    BalasHapus
  25. Di manakah para anggota satpam bisa mengadu masalah gaji kalau sesuai pak.saya bekerja 12 jm ,tidak ada lembur,tidak ada tunjangan,libur nasional masuk juga tidak di hitung lembur.gaji cuma UMK.gimana saranya bapak bapak

    BalasHapus
  26. Sama saya juga bang,jam kerja 12 jam, bilamana ada yg tidak masuk sampai 24 jam,tgl merah tidak di hitung lembur dan tidak ada cuti,gaji di bawah UMR lagi.petiih banget

    BalasHapus
  27. Lebih parah saya lagi,saya seorang satpam di sebuah intansi pemerintah non kementerian,mirisnya kami kerja 12 jam/hari.

    BalasHapus
  28. Undang² ini tidak berlaku bagi security.

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan komentar dan jangan meninggalkan komentar spam.

emo-but-icon

Terbaru

Populer

Arsip Blog

item